Hingga kuartal III tahun 2013, PT Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk (SDRA) melaporkan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 97,43 milyar. Raihan tersebut tumbuh hingga 11,5 persen secara year on year dibandingkan periode yang sama tahun 2012 sebesar Rp 87,39 milyar.
baca selanjutnya
Kenaikan laba bersih ini ditopang oleh meningkatnya pendapatan bunga bersih sebesar 30,7 persen menjadi Rp 387,02 milyar di kuartal III tahun ini dari Rp 296,08 milyar di kuartal III tahun lalu.
Untuk rasio kecukupan modal (CAR) tercatat bertambah menjadi 12,31 persen di kuartal III 2013 dari 11,72 persen. Sementara kredit bermasalah (NPL) net tercatat naik menjadi 2,14 persen di kuartal III tahun ini dari 1,45 persen.
NPL gros juga meningkat hingga 3,09 persen dari 2,18 persen pada kuartal III tahun lalu. Sedangkan rasio pinjaman terhadap dana pihak ketiga (LDR) meningkat hingga mencapai 94,64 persen di kuartal III tahun 2013 dari 93,98 persen.
Untuk pergerakan harga saham sampai dengan perdagangan kemarin (31/10), SDRA berada di posisi Rp.860 dan belum terjadi pergerakan dari perdagangan hari sebelumnya. Namun secara mingguan saham ini turun 10 poin dari perdagangan pekan lalu. Hari itu saham dibuka di posisi Rp.820 dimana harga tertinggi di Rp860 dengan harga terendah di Rp.820.
Analis mengemukakan bahwa update teknikal terhadap kinerja saham ditinjau pada major pattern, saham ini menunjukkan rebound teknikal namun kini saham berpotensi melakukan gerakan fluktuasi. Dan jika dilihat dari indikator -indikator teknikal saham menunjukkan momentum yang bergerak turun ke posisi yang lebih rendah dan beberapa indikator kekuatan tren menunjukkan akhir pola bullish.
Kisaran Rp.845 merupakan support yang kuat dan level ini diperkirakan masih mungkin tercapai atau tertembus dalam 1 minggu perdagangan mendatang . Sedangkan kisaran Rp.870 merupakan resistance yang kuat dan level ini diperkirakan masih mungkin tercapai atau tertembus dalam 1 minggu perdagangan mendatang.
(ra/JA/VBN)
baca selanjutnya
Kenaikan laba bersih ini ditopang oleh meningkatnya pendapatan bunga bersih sebesar 30,7 persen menjadi Rp 387,02 milyar di kuartal III tahun ini dari Rp 296,08 milyar di kuartal III tahun lalu.
Untuk rasio kecukupan modal (CAR) tercatat bertambah menjadi 12,31 persen di kuartal III 2013 dari 11,72 persen. Sementara kredit bermasalah (NPL) net tercatat naik menjadi 2,14 persen di kuartal III tahun ini dari 1,45 persen.
NPL gros juga meningkat hingga 3,09 persen dari 2,18 persen pada kuartal III tahun lalu. Sedangkan rasio pinjaman terhadap dana pihak ketiga (LDR) meningkat hingga mencapai 94,64 persen di kuartal III tahun 2013 dari 93,98 persen.
Untuk pergerakan harga saham sampai dengan perdagangan kemarin (31/10), SDRA berada di posisi Rp.860 dan belum terjadi pergerakan dari perdagangan hari sebelumnya. Namun secara mingguan saham ini turun 10 poin dari perdagangan pekan lalu. Hari itu saham dibuka di posisi Rp.820 dimana harga tertinggi di Rp860 dengan harga terendah di Rp.820.
Analis mengemukakan bahwa update teknikal terhadap kinerja saham ditinjau pada major pattern, saham ini menunjukkan rebound teknikal namun kini saham berpotensi melakukan gerakan fluktuasi. Dan jika dilihat dari indikator -indikator teknikal saham menunjukkan momentum yang bergerak turun ke posisi yang lebih rendah dan beberapa indikator kekuatan tren menunjukkan akhir pola bullish.
Kisaran Rp.845 merupakan support yang kuat dan level ini diperkirakan masih mungkin tercapai atau tertembus dalam 1 minggu perdagangan mendatang . Sedangkan kisaran Rp.870 merupakan resistance yang kuat dan level ini diperkirakan masih mungkin tercapai atau tertembus dalam 1 minggu perdagangan mendatang.
(ra/JA/VBN)
Sumber : www.vibiznews.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar