Dalam laporan keuangan kuartal III tahun 2013, PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) melaporkan membukukan pendapatan bunga bersih senilai Rp 654,47 milyar. Raihan tersebut meningkat tipis dibandingkan periode yang sama tahun 2012 lalu sejumlah Rp 650,99 milyar.
baca selanjutnya
Untuk pendapatan operasional selain bunga tercatat mengalami pertumbuh pesat hingga 46,1 persen secara year on year. Sampai bulan September kemarin BSIM mencatat pendapatan selain bunga sebesar Rp 216,58 milyar dari Rp 148,21 milyar pada kuartal III tahun 2012.
Beban operasional selain bunga tercatat naik hingga Rp 656,78 milyar di kuartal III tahun 2013 dari Rp 594,02 milyar di kuartal III tahun 2012. Sedangkan laba bersih justru berkurang hingga 6,6 persen secara year on year menjadi Rp 166,62 milyar pada kuartal III tahun 2013 dari Rp 178,39 milyar pada kuartal III tahun 2012.
Untuk pergerakan harga saham sampai dengan perdagangan siang ini (31/10), BSIM berada di posisi Rp.250 dan belum terjadi pergerakan dari perdagangan hari sebelumnya. Namun secara mingguan saham ini sudah naik 20 poin dari perdagangan pekan lalu. Hari ini saham dibuka di posisi Rp.131 dimana harga tertinggi di Rp131 dengan harga terendah di Rp.131.
Analis mengemukakan bahwa update teknikal terhadap kinerja saham ditinjau pada major pattern, saham ini menunjukkan rebound teknikal namun belum berpotensi rally. Dan jika dilihat dari indikator -indikator teknikal saham menunjukkan momentum yang bergerak naik ke posisi yang moderat dan beberapa indikator kekuatan tren menunjukkan pertengahan pola bearish.
Kisaran Rp.235 merupakan support yang kuat dan level ini diperkirakan masih mungkin tercapai atau tertembus dalam 1 minggu perdagangan mendatang . Sedangkan kisaran Rp.250 merupakan resistance yang kuat dan level ini diperkirakan masih mungkin tercapai atau tertembus dalam 1 minggu perdagangan mendatang.
(ra/JA/VBN)
baca selanjutnya
Untuk pendapatan operasional selain bunga tercatat mengalami pertumbuh pesat hingga 46,1 persen secara year on year. Sampai bulan September kemarin BSIM mencatat pendapatan selain bunga sebesar Rp 216,58 milyar dari Rp 148,21 milyar pada kuartal III tahun 2012.
Beban operasional selain bunga tercatat naik hingga Rp 656,78 milyar di kuartal III tahun 2013 dari Rp 594,02 milyar di kuartal III tahun 2012. Sedangkan laba bersih justru berkurang hingga 6,6 persen secara year on year menjadi Rp 166,62 milyar pada kuartal III tahun 2013 dari Rp 178,39 milyar pada kuartal III tahun 2012.
Untuk pergerakan harga saham sampai dengan perdagangan siang ini (31/10), BSIM berada di posisi Rp.250 dan belum terjadi pergerakan dari perdagangan hari sebelumnya. Namun secara mingguan saham ini sudah naik 20 poin dari perdagangan pekan lalu. Hari ini saham dibuka di posisi Rp.131 dimana harga tertinggi di Rp131 dengan harga terendah di Rp.131.
Analis mengemukakan bahwa update teknikal terhadap kinerja saham ditinjau pada major pattern, saham ini menunjukkan rebound teknikal namun belum berpotensi rally. Dan jika dilihat dari indikator -indikator teknikal saham menunjukkan momentum yang bergerak naik ke posisi yang moderat dan beberapa indikator kekuatan tren menunjukkan pertengahan pola bearish.
Kisaran Rp.235 merupakan support yang kuat dan level ini diperkirakan masih mungkin tercapai atau tertembus dalam 1 minggu perdagangan mendatang . Sedangkan kisaran Rp.250 merupakan resistance yang kuat dan level ini diperkirakan masih mungkin tercapai atau tertembus dalam 1 minggu perdagangan mendatang.
(ra/JA/VBN)
Sumber : www.vibiznews.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar